PET Scan Jantung
Apakah Cardiac Rubidium PET Scan (CT scan jantung Rubidium)?
PET scan jantung (atau tomografi emisi positron jantung) adalah bentuk pencitraan diagnostik 3D di mana pasien dievaluasi dengan menggunakan scanner PET setelahradioisotop disuntikkan secara intravena. Meskipun beberapa isotop telah digunakan dalam PET scan, namun yang paling banyak digunakan dalam praktek klinis adalah Rubidium-82. Dalam PET scanjantung, otot jantung yang masih hidup digambarkan berwarna cerah sedangkan otot jantung yang mati berwarna gelap. Oleh karena itu tes ini digunakan untuk menentukan daerah-daerah otot jantung yang kekurangan aliran darah (jaringan iskemik).
Apakah kegunaan dari PET scan jantung?
PET scan jantung dapat menilai aliran darah serta metabolisme secara akurat. Pada pasien tersumbat arterinya, PET scan jantung dapat memberikan pilihan antara operasi bypass atau angioplasti. Lebih penting lagi, scan ini dapat digunakan untuk memprediksi apakah fungsi jantung yang terdepresi dapat meningkatkembali setelah revaskularisasi.
Keuntungan PET scan dibandingkan SPECT Scan / MIBI scan
Karena resolusinya yang lebih tinggi, PET scan memungkinkan untuk mendeteksi iskemia jantung lebih akurat daripada tomografi emisi photon tunggal (SPECT). Sehingga dapat mengatasi artefak yang sering ditemui dengan pencitraan SPECT standar karena jaringan lunak yang tidak seragam.
PET scan memberikan gambar yang lebih jelas untuk wanita, pasien obesitas dan mereka yang tidak mampu untuk berolahraga.
Siapa yang sebaiknya melakukan PET scan jantung?

- Pasien yang memiliki banyak faktor resiko seperti hipertensi, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, diabetes, obesitas, pekerjaan dengan tingkat stres yang tinggi, memiliki riwayat keluarga serangan jantung
- Pasien yang tidak mampu untuk berolahraga
- Pasien yang diduga menderita serangan jantung
- Pasien yang baru didiagnosis menderita gagal jantung
- Pasien dengan hasil EKG atau treadmill yang abnormal
Bagaimana PET scan jantung dilakukan?
- Jarum intravena ditempatkan di lengan untuk injeksi obat
- Tekanan darah dan denyut jantung dimonitor pada interval tertentu selama pemeriksaan dilakukan
- Sebuah radio-isotop pertama disuntikkan untuk memperoleh gambar jantung
- Dipyridamole (vasodilator) kemudian disuntikkan ke dalam vena untuk mensimulasikan stres latihan, pasien diminta untuk menekan sebuah pegangan dan gambar kedua diambil
- Seluruh prosedur berlangsung sekitar 50 menit
Harap diperhatikan bahwa
- Pasien diminta untuk tidak makanatau minum 3 jam sebelum tes untuk meminimalkan rasa mual selama pengujian
- 48 jam sebelum scan, pasien harus menghentikan obat yang mengandung Teofilin
- Scan ini tidak cocok untuk pasien dengan penyakitsama, bronkitis atau emphysema
- 24 jam sebelum scan, pasien harus MENGHINDARI hal – hal berikut:
- Produk yang mengandung kafein seperti kopi, teh, milo, kakao dan semua coklat
- Minuman soda yang mengandung kafein termasuk Coca Cola dan Mountain Dew
Apa resiko dari PET scan?
Paparan radiasi untuk PET scan saat ini di kisaran 8 sampai 10 mSv. Ini jauh lebih rendah daripada SPECT scan. Tes tidak boleh dilakukan pada pasien hamil.
Resiko terjadinya peristiwa buruk seperti serangan jantung adalah kurang dari 1 dalam 10.000 pasien.
Tes ini tidak boleh dilakukan pada pasien:
- Menderita serangan jantung pada 2 hari sebelumnya
- Menderita angina yang tidak stabil
- Aritmia tidak terkendali, atau irama jantung yang abnormal
- Penyakit katup aorta jantung yang parah
- Gagal jantung yang tidak terkontrol
- Infeksi atau peradangan jantung
- Aorta diseksi akut
- Emboli paru akut
Lim Ing Haan Cardiology Clinic
3 Mount Elizabeth #04-02
Singapore 228510
Clinic Hours
Mon-Fri : 8.30am - 5.00pm
Sat : 8.30am - 12.30pm

